Jasa Anti Rayap di Purworejo

HP: 085100779081 Jasa Anti Rayap di Purworejo, Pest Control di Bali menyediakan Jasa Anti Rayap Bali, Jasa Penyemprotan Nyamuk Jasa Injeksi Rayap , Jasa Pembasmi Kutu Busuk , Jasa Pembasmi Tawon Vespa Affinis, Jasa Pembasmi Hama Ulat Bulu dan Jasa Pengendalian Hama lainnya.

Virus Corona
Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.
Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang dan akan pulih tanpa penanganan khusus.\

Nyamuk
Nyamuk adalah hewan serangga yang termasuk dalam ordo Diptera (lalat), dan tergolong dalam famili Culicidae; genus yang berada dalam kelompok ini mencakup Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus untuk jumlah keseluruhan sekitar 35 genera yang merangkum 2700 spesies.

Jasa Anti Rayap di   Purworejo

Pengendalian Hama Kecoa

Jasa Anti Rayap di   Purworejo

Tidak hanya membuat Anda malu secara sosial jika kecoa bertebaran di rumah atau tempat usaha Anda, tapi kecoa juga dapat memberikan kontribusi untuk memperburuk kesehatan keluarga Anda. Serangga ini sendiri tidak menyebabkan penyakit, tapi mereka adalah vektor alias pembawa jutaan bakteri dan agen infeksi yang dapat menjadi penyebab berbagai penyakit, dari diare hingga keracunan makanan. Berikut adalah bahaya kecoa untuk manusia:

1. Kontaminasi makanan
Kecoa dapat hidup dengan memakan apapun. Terlepas dari makanan yang kita makan, mereka juga memakan tanaman mati, hewan, materi feses, lem, sabun, kertas, kulit, dan bahkan helai rambut yang jatuh. Sementara mereka merangkak di malam hari, mereka mencemari makanan terbuka dengan membuang kotoran di atasnya, meninggalkan rambut, kulit mati, dan juga kulit telur yang kosong di dalamnya.

2. Perkembangbiakan bakteri penyebab penyakit
Bahaya kecoa lainnya adalah dari air liur mereka. Ketika kecoa makan, mereka memuntahkan air liur dan cairan pencernaan dari mulut mereka sendiri untuk menyuntik makanan Anda dengan kuman atau bakteri yang berada di usus mereka. Sebuah studi menerangkan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa bisa berkembangbiak secara ekstensif dalam usus kecoa. Hal ini dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih, masalah pencernaan, dan sepsis (keracunan darah).

3. Gigitan kecoa
Beberapa spesies kecoa telah ditemukan dapat menggigit manusia. Bahaya kecoa yang ini memang jarang terjadi, tetapi jika rumah Anda sangat penuh dengan serangga ini, maka Anda harus berhati-hati karena mereka dapat menggigit kuku, jari kaki, dan bagian lunak dari kulit yang dapat menyebabkan luka.

4. Penyerangan bagian tubuh
Kecoa tidak hanya dapat menyerang rumah Anda, tetapi juga bagian tubuh Anda. Ada beberapa kasus bahwa kecoa memasuki telinga dan hidung ketika Anda tidur. Kecoa kecil dapat dengan mudah masuk ke lubang tubuh ketika Anda berada dalam tidur yang nyenyak.

5. Keracunan makanan
Dalam wabah epidemi dari keracunan makanan, ditemukan bahwa penurunan kasus tersebut baru terjadi setelah kecoa tersingkirkan. Serangga ini juga merupakan rumah bagi bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan tifus dan keracunan makanan.

6. Alergi
Kecoa bisa menjadi penyebab alergi. Sekresi air liur dan bagian tubuh mereka yang berisi ratusan alergen dapat memicu reaksi yang tidak diinginkan. Anda mungkin akan menderita ruam kulit, bersin, mata, dan berair.

7. Asma
Kecoa bisa menjadi musuh terburuk dari pengidap asma. Insiden serangan asma dapat meningkat jika rumah Anda penuh dengan kecoa. Alergen kecoa dapat menyebabkan komplikasi parah, dan bahkan dapat mengancam jiwa. Dan, orang-orang yang tidak menderita asma dapat terkena asma akibat menghirup alergen kecoa.

Pengendalian Hama Tikus

Tikus adalah Binatang yang termasuk kedalam suku Muridae . Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus ) yang ditemukan hampir di semua negara. Tikus adalah hama yang menimbulkan kerugian untuk kehidupan manusia baik di lingkungan perumahan maupun industri.

Perkembangbiakan tikus sangat cepat, umur 1,5 – 5 bulan sudah dapat berkembangbiak, setelah hamil 21 hari, setiap ekor dapat melahirkan 6-8 ekor anak, 21 hari kemudian pisah dari induknya dan setiap tahun seekor tikus dapat melahirkan 4 kali.

Pengendalian Hama Rayap

Rayap yang berada di rumah memang sangat merugikan. Rayap ini hidup dengan memakan kayu-kayu yang menjadi fondasi rumah kita. Jika si rayap terus menerus memakan kayu fondasi, maka kayu tersebut lama kelamaan akan semakin keropos dan bukan tidak mungkin jika suatu saat rumah akan roboh. Sebagai hama pengganggu, rayap memilki sejumlah spesies. Selain itu, hewan ini juga hidup berkoloni dengan pembagian kasta di dalamnya.

Perlu Layanan Jasa Pest Control di Bali, Segera Hubungi Marketing Kami, Gratis Biaya Survey Lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *